MAKASSAR – Tawuran antara sekelompok geng motor dan warga di sekitar Jalan Urip Sumiharjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali pecah pada Sabtu (1/8/2026).
Tawuran yang terjadi sekitar pukul 22:30 Wita itu, mengakibatkan satu orang mengalami luka terkena anak panah busur di bagian lengannya.
Tidak hanya itu, satu unit motor juga rusak usai diduga dibakar oleh para pelaku tawuran tersebut.
Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, AKP Sangkala, mengatakan bahwa pihaknya langsung membubarkan para pelaku setelah menerima informasi.
“Jadi tim gabungan langsung datang ke lokasi setelah menerima informasi adanya peristiwa tawuran antara dua kelompok, yang mengakibatkan satu unit sepeda motor terbakar,” kata Sangkala ditemui awak media di lokasi, Sabtu malam.
Berdasarkan informasi yang didapat pihak Kepolisian, tawuran pecah berawal saat sejumlah orang tidak dikenal (OTK) yang menggunakan sepeda motor melintas dan langsung melakukan penyerangan terhadap sejumlah pemuda.
Sejumlah pemuda setempat pun tidak tinggal diam, mereka juga melakukan perlawanan sehingga saling serang antar dua kubu tidak terelakkan.
Kemudian, sejumlah pengendara pun memilih berhenti atau memutar balik kendaraan guna menghindari tawuran tersebut.
“Ini masih kami dalami, apa sebenarnya awal mula sehingga terjadi tawuran ini,” ujar Sangkala.
Diketahui, di lokasi itu tawuran yang melibatkan kelompok bermotor atau geng motor sudah kedua kalinya terjadi.
Polisi pun bakal meningkatkan patroli guna mengantisipasi terjadinya aksi serupa. “Sudah kita koordinasikan dengan jajaran Polsek dan Polrestabes untuk meningkatkan pengawasan, dan melakukan pencegahan.
Mungkin nanti kedepannya ada penempatan anggota di titik lokasi,” ungkap Sangkala. Saat ini, Polisi juga masih mendalami pelaku pembusuran terhadap salah satu pemuda. Sementara barang bukti motor yang dibakar diamankan di kantor polisi setempat.
“Hasil penyelidikan anggota, ada salah satu yang terkena busur, bagian lengan. Untuk pelaku masih kita dalami. Motor juga masih kita dalami, apakah motor ini milik pelaku penyerangan itu sendiri atau pihak yang diserang,” pungkasnya.
Aksi tawuran di wilayah tersebut juga sempat terjadi pada Kamis, 30 Juli 2026.
Kemudian, aksi tawuran itu viral karena terjadi sekitar pukul 22:30 Wita, di saat lalu lintas masih ramai.
Berdasarkan video yang dilihat, nampak sejumlah pemuda berlarian di tengah jalan sambil menenteng senjata tajam anak panah busur hingga petasan.
Tidak lama, sebuah motor pun terbakar hebat ditengah massa hingga membuat kepanikan bagi pengendara yang melintas.
Berdasarkan informasi, tawuran itu dipicu lantaran sejumlah orang yang diduga kelompok geng motor tanpa alasan langsung melakukan penyerangan terhadap sejumlah orang di sekitar lokasi tersebut.

